|
FAQ,
Mengatasi masalah pada RAM
Q
: Setelah menambah RAM, mengapa RAM yang terdeteksi
masih sama ?
A : Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan
Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali
menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS,
tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del
atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai,
pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan
informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca
pada manul booknya.
Q : Mengapa terjadi error setelah saya menginstall
RAM baru ?
A : Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk
beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya)
2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan
RAM yang lebih besar pada Bank 1.
Q
: Setelah saya menginstall RAM baru, mengapa
sering terjadi Blue Screen ?
A : Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz
(Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan
RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi.
Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan
yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah
setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting
tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu).
Q :Mengapa muncul tulisan Parity Check Error
?
A : Tulisan parity check error dapat muncul
jika terdapat kerusakan pada salah satu RAM, salah
satu proses DMA tidak berjalan dengan lancar,
atau karena terdapat virus parity boot pada hard
disk Anda.
|