|
Proxy
cache di internet
Oleh
: Achmad Husni Thamrin dan Onno W. Purbo
Berbeda
dengan metode di atas, metode caching berorientasi
kepada client. Metode caching di Internet mirip
dengan cache memory pada komputer yaitu dengan
menempatkan object-object (dalam bentuk file)
yang baru saja diakses pada situs yang dekat dengan
client sehingga ketika file tersebut diakses kembali,
maka file tersebut diambil dari situs yang dekat.
Hal ini dimungkinkan karena protokol HTTP yaitu
protokol jaringan yang digunakan pada aplikasi
WWW mengenal fasilitas yang disebut sebagai server
proxy. Proxy ini bertindak sebagai perantara antara
client dengan server pada waktu pengaksesan dokumen.

Gambar
1. Posisi host di Internet
Untuk
lebih memperjelas, kita perhatikan gambar 1. Pada
gambar tersebut host A dan B menjalankan program
client dan host C menjalankan program server.
Host A dan B terletak dalam satu LAN yang umumnya
lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan hubungan
LAN tersebut ke Internet menggunakan WAN. Kita
tinjau model hubungan client-server yang biasa
berlaku pada aplikasi WWW. Pada hubungan seperti
ini, client meminta koneksi dengan server. Setelah
koneksi terjadi, client meminta akses terhadap
dokumen di server. Server kemudian memberikan
jawaban atas permintaan client dengan mengirimkan
dokumen yang diminta. Pada kasus seperti contoh
ini dapat terjadi inefisiensi atas penggunaan
bandwidth WAN jika dokumen yang sama diakses berkali-kali.
Sebagai contoh, pengguna di host A meminta dokumen
pada host C dan keesokan harinya pengguna di host
B juga meminta dokumen yang sama pada host C.
Tentu saja akan lebih mudah jika dokumen tersebut
diambil dari host A, waktu pengiriman dokumen
lebih singkat dan bandwidth WAN ke Internet dapat
dihemat.
Pada
contoh di atas terlihat bagaimana upaya yang mungkin
dilakukan untuk menghemat bandwidth. Kasus pengambilan
dokumen yang sama berkali-kali merupakan kasus
yang umum dalam aplikasi WWW dan FTP. Tentu saja
akan sangat baik jika user di host B dapat mengambil
dokumen yang sebelumnya telah diambil user di
host A. Penggunaan metode ini hanya dapat berlangsung
jika user di host B mengetahui bahwa duplikat
dokumen yang diinginkannya telah berada di host
A dan host A menjalankan aplikasi server sehingga
user di host B memilih untuk mengambil dokumen
tersebut dari host A. Kelemahan metode ini terlihat
jelas jika jumlah user dan host banyak dan perilaku
mereka biasanya saling bebas sehingga dokumen
yang telah diambil user yang satu belum tentu
akan diambil oleh user yang lain. Kelemahan lain
adalah setiap host client juga harus menjalankan
aplikasi server dan user yang ingin mengambil
dokumen harus mengetahui di mana duplikat dokumen
tersimpan.
|