|
Network
security : apa dan bagaimana
Oleh
: Joko
Yuliantoro & Onno W. Purbo
Resiko
atau tingkat bahaya
Dalam
hal ini, resiko berarti berapa besar kemungkinan
keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh
akses ke dalam jaringan komputer lokal yang dimiliki
melalui konektivitas jaringan lokal ke wide-area
network. Secara umum, akses-akses yang diinginkan
adalah :
-
Read Access : Mampu mengetahui keseluruhan sistem
jaringan informasi.
- Write
Access : Mampu melakukan proses menulis ataupun
menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut.
- Denial
of Service : Menutup penggunaan utilitas-utilitas
jaringan normal dengan cara menghabiskan jatah
CPU, bandwidth maupun memory.
Ancaman
Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang berusaha
memperoleh akses-akses illegal terhadap jaringan
komputer yang dimiliki seolah-olah ia memiliki
otoritas terhadap akses ke jaringan komputer.
Kerapuhan
System (Vulnerability)
Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa
jauh proteksi yang bisa diterapkan kepada network
yang dimiliki dari seseorang dari luar sistem
yang berusaha memperoleh akses illegal terhadap
jaringan komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang
dari dalam sistem memberikan akses kepada dunia
luar yang bersifat merusak sistem jaringan.
Untuk
menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global
secara keseluruhan tentang tingkat keandalan dan
keamanannya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan.
Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi
tersebut haruslah mendetil mulai dari tingkat
kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya.
Sebagai
permulaan, ada baiknya kita melihat sebuah sistem
jaringan yang telah menjadi titik sasaran utama
dari usaha-usaha percobaan pembobolan tersebut.
Pada umumnya, jaringan komputer di dunia menggunakan
sistem operasi Unix sebagai platform. Unix telah
menjadi sebuah sistem operasi yang memiliki keandalan
tinggi dan tingkat performansi yang baik. Tetapi,
pada dasarnya Unix tersusun oleh fungsi-fungsi
yang cukup rumit dan kompleks. Akibatnya, Unix
juga memiliki beberapa kelemahan seperti bug-bug
(ketidaksesuaian algoritma pemrograman) kecil
yang kadang kala tidak disadari oleh para pemrogram
Unix. Selain itu, utilitas-utilitas yang memanfaatkan
Unix sebagai platformnya, seringkali mempunyai
bug-bug tersendiri pula. Nah, hal-hal inilah yang
sering dieksploitasi oleh para hacker dan intruder
di seluruh dunia.
|