[ Klik-Kanan.com ]
 
 Depan » Fokus Info Banner   Tentang Kami   Buku Tamu   Kontak 

"Mempercayai" Password: Network Authentication
Oleh : Eueung Mulyana & Onno W. Purbo

MEKANISME AUTENTISASI
Subyek autentisasi adalah pembuktian. Yang dibuktikan meliputi tiga kategori, yaitu: sesuatu pada diri kita (something you are SYA), sesuatu yang kita ketahui (something you know SYK), dan sesuatu yang kita punyai (something you have SYH). SYA berkaitan erat dengan bidang biometrik, seperti pemeriksaan sidik-jari, pemeriksaan retina mata, analisis suara dll. SYK identik dengan password. Sedangkan bagi SYH umumnya digunakan kartu identitas seperti smartcard. \

Barangkali, yang sekarang masih banyak digunakan adalah sistem ber-password. Untuk menghindari pencurian password dan pemakaian sistem secara ilegal, akan bijaksana bila jaringan kita dilengkapi sistem password sekali pakai. Bagaimana caranya penerapan metoda ini?

Pertama, menggunakan sistem perangko-waktu ter-enkripsi. Dengan cara ini, password baru dikirimkan setelah terlebih dulu dimodifikasi berdasarkan waktu saat itu. Kedua, menggunakan sistem challenge-response (CR), dimana password yang kita berikan tergantung challenge dari server. Kasarnya kita menyiapkan suatu daftar jawaban (response) berbeda bagi 'pertanyaan' (challenge) yang berbeda oleh server. Karena tentu sulit sekali untuk menghafal sekian puluh atau sekian ratus password, akan lebih mudah jika yang dihafal adalah aturan untuk mengubah challenge yang diberikan menjadi response (jadi tidak random). Misalnya aturan kita adalah: "kapitalkan huruf kelima dan hapus huruf keempat", maka password yang kita berikan adalah MxyPtlk1W2 untuk challenge sistem Mxyzptlk1W2.

Kalau pada sistem CR, harus diketahui 'aturan'-nya, maka pada sistem perangko-waktu, kita mesti mengingat password bagi pemberian perangko-waktu ini. Apakah cara seperti ini tidak mempersulit? Beruntung sekali mekanisme tersebut umumnya ditangani oleh suatu perangkat, baik perangkat lunak ataupun dengan perangkat keras. Kerberos, perangkat lunak autentisasi yang dibuat di MIT dan mengadopsi sistem perangko-waktu, mewajibkan modifikasi client bagi sinkronisasi waktu dengan server serta pemberian password perangko-waktu. Modifikasi program client mengingatkan kita pada proxy dan memang, kurang lebih seperti itu. Sistem CR biasanya diterapkan sekaligus dengan dukungan perangkat keras. Contoh sistem CR operasional adalah perangkat SNK-004 card (Digital Pathways) yang dapat diterapkan bersama-sama dengan paket TIS-FWTK (Trusted Information System - internet FireWall ToolKit).

TIS-FWTK menawarkan solusi password sekali pakai (sistem CR) yang 'menyenangkan': S/Key. S/Key menerapkan prosedur algoritma hash iteratif terhadap suatu seed, sedemikian sistem dapat memvalidasi response-client instant tapi tidak mempunyai kemampuan untuk memprediksi response-client berikutnya. Sehingga bila terjadi penyusupan pada sistem, tidak ada 'sesuatu' yang bisa dicuri (biasanya daftar password). Algoritma hash mempunyai dua sifat utama. Pertama, masukan tidak bisa diregenerasikan dari keluaran (non-reversibel). Kedua, terdapat dua kemungkinan masukan bagi sebuah keluaran yang sama.

ENKRIPSI DAN CRYPTOGRAPHY
Cryptography telah berkembang sejak lama, ketika orang menginginkan informasi yang ia kirimkan tidak dapat 'dibaca' oleh pihak tak berkepentingan. Secara tradisional cryptography dikenal dengan dua mekanisme, kunci privat atau kunci publik. DES (data encryption standard) yang digunakan oleh Kerberos menggunakan sistem kunci-privat. RSA (Rivest Shamir Addleman) mengimplementasikan sistem kunci-publik. Salah satu dari kontributor RSA, Ron Rivest kemudian membuat MD4 (message digest function # 4) yang digunakan oleh S/Key-nya TIS-FWTK. Optimasi dan blasteran antara kedua metoda tradisional ini melahirkan PGP (Pretty Good Privacy). Pembahasan dari DES, RSA, atau PGP merupakan buku tersendiri dan tidak pada tempatnya diungkapkan disini. Tapi yang jelas, sistem kunci-privat dicirikan dengan proses encrypt-decrypt melalui kunci identik, sedangkan pada sistem kunci-publik, proses ini dilakukan dengan dua buah kunci: kunci publik untuk encrypt dan kunci rahasia untuk decrypt dimana kedua kunci ini digenerasikan dan mempunyai relasi dekat melalui sebuah algoritma matematis. Karena diperlukan proses matematis terlebih dulu, kecepatan sistem kunci-publik bisa ribuan kali lebih lambat dari algoritma kunci-privat ekivalen walaupun disisi lain menawarkan proteksi lebih baik. Eksploitasi terhadap kelebihan dan kekurangan sistem kunci privat dan publik dilakukan PGP, dimana untuk transmisi data dilakukan secara sistem kunci-privat dengan session-key sehingga berjalan cepat, sedangkan transmisi session-key- nya sendiri menggunakan kunci-publik.

Dengan enkripsi, informasi yang kita kirimkan ke suatu jaringan melalui jaringan lain yang keamanannya meragukan (internet), relatif lebih terjamin. Enkripsi antar jaringan menyebabkan seorang 'pencuri' harus berusaha sedikit lebih keras untuk mendapatkan informasi ilegal yang ia harapkan. Ada beberapa kesempatan bagi implementasi enkripsi, yaitu: pada level aplikasi, level data-link, dan level jaringan.
Enkripsi pada level aplikasi mensyaratkan penggunaan perangkat lunak client-server khusus. Sesuai dengan model referensi OSI, enkripsi data-link hanya berlaku untuk hubungan titik ke titik, seperti sistem enkripsi pada modem telepon. Sedangkan enkripsi level jaringan (network layer) diterapkan pada router atau peralatan lain yang bersebelahan dengan jaringan dikedua sisi. Optimasi kepentingan dan kebijakan security dilakukan dengan mengatur jenis/bagian paket IP yang akan dienkrip, penyesuaian terhadap arsitektur firewall dan konsekuensinya, efektifitas distribusi kunci-enkripsi dll. Di masa depan, dimana teknologi VLAN (Virtual LAN) diperkirakan menjadi pilihan utama untuk Intranet (enterprisewide), penggunaan enkripsi level jaringan ini menjadi begitu penting. Barangkali sama pentingnya dengan keadaan sebuah perusahaan yang sementara ini 'terpaksa' menggunakan internet sebagai jalur bagi pengiriman informasi sensitif antara kantor pusat dengan cabangnya dibelahan bumi yang lain.

KERBEROS DAN TIS-FWTK AUTHENTICATION SERVER
Kerberos adalah salah satu karya proyek Athena, kolaborasi antara MIT, IBM dan DEC. Kerberos didisain untuk medukung autentisasi dan enkripsi data pada lingkungan terdistribusi melalui modifikasi client atau server standard. Beberapa vendor sistem operasi telah memasukan Kerberos kedalam produknya. MIT sendiri menyediakan secara free banyak versi Unix yang telah di-Kerberizing. Bahkan bagi kepentingan porting ke sistem operasi atau perangkat lunak client-server yang belum mendukung Kerberos, MIT menyediakan source-code nya, juga secara free. Proyek Athena sendiri mengimplementasikan Kerberos pada banyak aplikasi seperti NFS, rlogin, email, dan sistem password. Secure RPC (Sun Microsystems) juga mengimplementasikan hal yang sama.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam implementasi Kerberos. Modifikasi perangkat lunak client dan server akan menyebabkan pembatasan pilihan aplikasi. Sayangnya juga tidak ada metoda alternatif sebagai pengganti modifikasi source-code (seperti dalam proxy yang membolehkan custom user procedure atau custom client software). Kemudian, umumnya orang juga sepakat untuk menyebut: "Kerberos relatif sulit diterapkan/ dikelola".


Paket sistem autentisasi lain ditawarkan oleh TIS-FWTK: authentication-server. Server ini didisain secara modular, fleksibel sehingga mendukung banyak mekanisme autentisasi populer seperti sistem password reusable standard, S/Key, card SecurdID dari Security Dynamics (sistem dengan perangko-waktu), card SNK-004 Digital Pathways (sistem CR) serta kemudahan untuk pengintegrasian mekanisme baru. Kembali kepada perbincangan diawal tulisan ini, kalau kepentingan utama kita adalah bagaimana menyiapkan 'pertahanan' bagi servis inbound non-anonymous, barangkali authentication-server adalah solusi yang patut dipertimbangkan. Mengapa? Bagaimana sistem ini bekerja? Tidak banyak ruang dalam tulisan ini untuk memuat semua diskusi kita tentang autentisasi, tapi ilustrasi penutup berikut akan memberikan sedikit gambaran bagi anda, peminat security jaringan, menyangkut authentication-server.

« sebelumnya  
© 2001 - 2003 Klik Kanan
Dilarang memperbanyak artikel yang terdapat pada situs ini tanpa seizin Klik Kanan.