|
Mengapa
(harus) ada domain name ?
Oleh : Rossi
Tiap
host di internet akan mempunyai alamat IP (Internet
Protocol), untuk mengidentifikasi host atau untuk
"membedakan" antara komputer yang satu
dengan yang lainnya. Alamat IP tersebut berupa
4 angka yang dipisahkan oleh tanda titik. Masing-masing
angka mewakili delapan bit alamat internet. Sebagai
contoh adalah 202.114.143.4. Yang perlu diperhatikan
bahwa masing-masing angkat tersebut tidak boleh
lebih besar dari 255.
Meskipun
format IP dapat dibaca dengan jelas (terdiri dari
empat angka yang dipisahkan oleh tanda titik),
alamat IP kurang berciri dan sulit diingat.
Karena
tiap alamat IP mengacu pada satu dan hanya satu
host jaringan, maka bagi internet relatif mudah
dalam menetapkan sistem penamaan untuk suatu host
jaringan. Sejumnlah ketentuan yang telah didefinisikan
dengan baik untuk penamaan komputer pada jaringan
telah mengalami perkembangan bersama layanan directory
untuk mencari nama. Ketentuan serta layanan direktori
secara kolektif dikenal sebagai Domain Name System
(DNS). Domain adalah kelompok host jaringan yang
diberi nama.
Nama
bercorak domain terdiri dari seri nama yang dipisahkan
oleh titik. Fully Quilified Domain Name (FQDN)
mewakili nama komputer serta hierarki domain di
mana komputer tersebut bersarang. FQDN sedikit
terlihat seperti alamat IP tetapi tidak ada hubungan
antara field-field dalam kedua nama tersebut.
Contoh FQDN terlihat sebagai berikut :
www.klik-kanan.com
Nama
ini dapat digunakan sebagai ganti alamat IP yang
berupa angka. Sekarang coba bayangkan bila Anda
harus selalu mengetikkan alamat IP untuk mengunjungi
suatu situs. Sulit khan ? Akan lebih mudah untuk
menuliskan nama domain seperti www.klik-kanan.com.
|