|
Diskusi
Melalui Mailing List di Internet
Oleh : Onno W. Purbo
Abstrak
Tulisan ini akan membahas alternatif media / sarana
komunikasi yang banyak digunakan di Internet untuk
bertukar informasi / pikiran. Mailing list merupakan
bentuk dasar dari diskusi secara elektronik yang
berbasis elektronik mail. Aplikasi mailing list
dibentuk jauh sebelum Web menjadi populer & memenuhi
traffic Internet seperti saat ini. Akan tetapi
mailing list merupakan sarana yang sangat ampuh
- bahkan menurut pengalamanan penulis lebih ampuh
dari pada Web yang sifatnya lebih pasif.
Pendahuluan
Pada dasarnya mailing list bekerja dengan konsep
yang sangat sederhana, seorang pengguna cukup
mengirimkan E-mail ke satu alamat E-mail untuk
kemudian di sebarkan ke semua member mailing list
yang tergabung / berlangganan ke alamat E-mail
tersebut. Bayangkan bagi seorang yang sedang kesulitan
masalah komputer kemudian mengirimkan pertanyaan
melalui E-mail ke mailing list tempat berkumpul
para hackers, dapat diharapkan bahwa kemungkinan
satu-dua orang hackers mengetahui jawaban dari
permasalahan yang dihadapi. Akhirnya dengan segera
solusi dari masalah yang dihadapi dapat dipecahkan
dalam waktu yang singkat (mungkin diperlukan beberapa
jam). Mailing list beroperasi 24 jam tanpa henti
sepanjang tahun, mari kita banyangkan bersama
apa yang terjadi jika kita melakukan diskusi secara
terus menerus tanpa henti :
- Jika
seseorang secara terus menerus secara serius
dalam selang waktu yang lama (beberapa bulan
bahkan tahun) - dapat diharapkan orang tersebut
akan menjadi "ahli" dalam bidang yang didiskusikan
tersebut. Artinya mailing list merupakan sebuah
media effektif untuk proses pendidikan.
- Proses
marketing / public relation sebuah perusahaan
/ product pada dasarnya merupakan sebuah proses
pendidikan dari customer / user / client. Berbeda
barangkali dengan konsep-konsep PR yang umumnya
ada saat ini yang lebih banyak bergantung pada
media non-interaktif dengan sedikit seminar
/ workshop. Dengan adanya mailing list proses
marketing & PR dapat dilakukan secara interaktif
& terus-menerus tanpa henti selama 24 jam sepanjang
tahun. Dapat dibayangkan bahwa dengan konsistensi
PR seperti itu dapat diharapkan image & eksistensi
perusahaan akan menjadi lebih kuat dimata client-nya.
Tentunya nanti bagian PR usaha / product tsb.
harus secara selektif memilih untuk aktif di
mailing list tertentu yang sesuai dengan product
yg dipasarkan.
Jelas
disini bahwa mailing list merupakan media yang
lebih bersifat interaktif & pro-aktif di bandingkan
dengan Web yang biasa ada di Internet. Sifat ini
menjadi kunci utama untuk memperkuat image & eksistensi
seseorang / perusahaan di Internet secara keseluruhan.
Konsekuensi yang harus di tempuh oleh orang /
perusahaan yang akan menggunakan mailing list
adalah harus dapat berinteraksi / meresponds secara
cepat menggunakan E-mail, karena semua pengguna
E-mail di Internet berharap agar responds dapat
dilakukan secara cepat. Untuk itu dibutuhkan orang
/ staff yang ulet & konsisten untuk menjawab berbagai
pertanyaan yang dapat - tidak jarang di berbagai
aktifitas Internet - justru CEO / CIO yang akan
turun langsung menjawab berbagai pertanyaan tersebut.
|