[ Klik-Kanan.com ]
 
 Depan » Fokus Info Banner   Tentang Kami   Buku Tamu   Kontak 

Cookie tidak berbahaya
Oleh : Yohanes Nugroho

Apa sih cookie itu?
Non Teknis

Saya tidak bisa menemukan contoh bagus di dunia nyata yang bisa menjelaskan cookie dengan tepat. Tapi mari kita coba yang ini: Seorang dokter akan memberikan pada Anda sebuah kartu yang akan diisi mengenai keadaan Anda ketika pertama kali Anda datang berobat kepadanya dan menyerahkan kartu itu ke Anda. Setiap kali Anda datang (yang mungkin masih berhubungan dengan penyakit yang sama) Anda menyerahkan kartu itu dan dokter itu bisa mengetahui perkembangan Anda, dan bisa mengetahui Anda datang karena apa (untuk penyakit yang lalu, atau karena penyakit baru). Jika dokter itu adalah web server dan pasien adalah klien (browser) maka kartu tersebut adalah cookie yang akan kita bahas saat ini.

Sebagian besar dokter (yang pasiennya tidak terlalu banyak) akan ingat dengan masing-masing pasiennya dan juga penyakitnya, tapi webserver tidak ingat sama sekali mengenai sebuah klien, kira-kira sama dengan dokter yang punya banyak sekali pasien sampai tidak ingat bahwa pasien ini sedang berobat untuk kedua kalinya sehubungan dengan penyakitnya yang kemarin. Sifat webserver (HTTP server) yang tidak mempedulikan (mengingat-ingat) permintaan ini disebut stateless.

Seorang pasien bisa datang ke dokter untuk beberapa kali untuk keperluan yang sama (penyakit yang sama). Demikian juga seseorang bisa mendatangi beberapa halaman web untuk satu keperluan, misalnya untuk membeli meja belajar (dengan jaminan naik kelas atau uang akan kembali) secara online, dia akan memasuki halaman login, lalu pindah ke halaman pemilihan barang dan memilih meja belajar, pindah ke halaman untuk mengisi metode pembayaran, dan pindah ke halaman lain untuk logout. Karena HTTP server tidak mengingat-ingat kliennya maka harus dicarikan suatu cara agar dia dapat mengingatnya, salah satunya adalah dengan cookie. Cookie ini seperti kartu yang diberikan dokter kepada pasiennya yang harus diberikan setiap kali berobat, jadi cookie dikirim oleh webserver, diterima client (browser) lalu setiap kali mengunjungi halaman lain cookie ini diserahkan ke webserver, dengan melihat isi cookie maka bisa diketahui informasi misalnya :"oh ini client yang tadi sudah login dengan nama login Sakura", atau "nama login: sakura; barang yang dipilih: boneka beruang dan sebuah pin". Cookie bukanlah satu-satunya cara untuk menciptakan suatu sesi pada HTTP. Seperti juga kartu bukanlah satu-satunya cara Pak dokter bisa mengingat/mengetahui kondisi pasiennya (kan bisa saja Pak dokter minta tolong asistennya yang cantik untuk mengingat/mencatat semua pasiennya).

 

© 2001 Klik Kanan
Dilarang memperbanyak artikel yang terdapat pada situs ini tanpa seizin Klik Kanan.